RSS

Arsip Kategori: Aqidah & Ahlaq

Wahai penuntut Ilmu, Qiyamul Lail…!

وَقْتِ السَّحَرْ بِهْ يَطِيْب الْحَالْ لاَهْلِ الصَّفَا وَبِهْ يَجُوْدُ الْعَلِي بِالْفَضْلِ لأَهْلِ الْوَفَا

Waktu larut malam adalah saat termuliakannya keadaan orang orang suci, dan pada waktu itu pula semakin pemurah Sang Maha Mulia dengan anugerah untuk mereka yg menepati janji untuk mengunjungi Nya (sholat malam),

كَمْ مِنْ سَقِيْمٍ بِهَذَا الْوَقْتِ نَالَ الشِّفَا وَكَمْ بِهِ اِتَّصَلْ مِنْ عَبْدٍ بِالْمُصْطَفَى

Berapa banyak orang orang yg dimurkai dan ditimpa musibah yg diwaktu larut malam itu (mereka bermunajat pada Nya) maka mereka mendapatkan kesejukan dan pencabutan atas musibahnya, dan berapa banyak banyak pula para hamba yg termuliakan dengan terhubung hatinya dengan sang Nabi SAW,

وَقَابَلَتْهُ الْمَوِاهِبْ ظَاهِرًا وَالْخَفَا وَنَازَلَتْهُ لَطَائِفْ خَيْرِ مَنْ لَطَفَا

Maka ia disambut dengan anugerah anugerah yg terlihat dan yg tersembunyi (permasalahan dunia dan akhiratnya), dan turunlah untuknya kasih saying dan kelembutan kelembutan dari yg sangat Indah kelembutan Nya.

عَنِ الْمَسَاوِي وَكُلِّ الذَّنْبِ فَضْلاً عَفَى وَبَارِقِ الْفَضْلِ وَاْلإِ حْسَانِ لُهْ رَفْرَفَا

dari kehinaan kehinaan dan setiap dosa, anugerah maaf Nya pun melimpah, dan pijaran cahaya kemuliaan dan keluhuran untuknya terus bercahaya indah,

وَحَسْبُهُ جُوْدُ مَوْلاَنَا الْعَلِي وَكَفَى وَهَاهُنَا الْقَوْلَ يَا أهْلَ الْفَهُمْ قَدْ وَقَفَا

Maka cukuplah kedermawanan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dan Maha Mencukupi segenap hamba Nya, dan sampai disinilah wahai yang memahami, terhenti ucapan dan kata kata..

مَنْ ذَايُعَبِّرْ عَنِ الْغَوْثِ إِذَا وَكَفَا ياَرَبِّ زِدْنَا عَطَايَا يَارَبِّ زِدْ تُحَفَا

Siapakah pula yg mampu menggambarkan kemegahan curahan hujan rahmat Nya bila sedang melimpah.., wahai Tuhan tambahkan bagi kami pemberian pemberian, wahai Tuhan kami tambahkanlah sesuatu yg berharga,

وَاعْطِفْ عَلَيْنَا فَإِنَّكَ خَيْرَ مَنْ عَطَفَا وَاعْلِي لَنَا فِي رِحَابِ الْعِزّ ِبِكْ غُرَفَا

Maka berlemah lembutlah pada kami, sungguh engkau sebaik baik yg berlemah lembut, dan limpahkanlah kemuliaan bagi kami dengan sambutan kemegahan kamar kamar istana Mu,

وَصَلِّ دَأْبًا عَلَى أحْمَدُ وَالِهَ الشُّرَفَا وَالصَّحْبِ أَهْلِ الْهُدَى وَمَنْ بِهِمْ إِقْتَفَا

Dan limpahkanlah sholawat selalu atas Nabi Muhammad SAW dan keluarganya yg mulia, beserta para sahabatnya dan para pembawa petunjuk dan semua yg mengikuti jejak mereka,

وَالْحَمْدُ اللهِ رَبِّي حَسْبُنَا وَكَفَى

Dan segala puji bagi Alloh Tuhanku, Yang Maha Melindungi kami dengan kecukupan.

Syair Al Allamah Al habib Umar bin Hafizh.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 12, 2011 in Aqidah & Ahlaq

 

Wahai para pencari Ilmu

Sebuah Nasehat

Wahai orang-orang yang senang menuntut ilmu dan berusaha memperbanyak jumlah ahli ilmu, ketahuilah sesungguhnya ilmu memiliki keagungan dan keindahan, bila syarat-syaratnya dipenuhi. Jika tidak maka keindahan dan kilaunya akan sirna, kemudian kewibawaan pemiliknya akan lenyap dari hati. Diantara manusia ada orang yang hanya pandai berbicara (‘Alimul Lisan) tetapi hatinya bodoh (Jahilul Qolb).

 Jadilah penuntut ilmu yang baik, penuhilah syarat dan adab-adabnya, maka engkau akan memperoleh kenikmatan , bersinar dengan cahayanya dan memetik buahnya di dunia ini sebelum diakhirat nanti. Jangan menuntut ilmu sekedar untuk membahas pendapat para ulama, mencari kesalahan, dan mengalahkan lawan debat, inilah sikap orang yang hina dan tak memiliki semangat. Ketahuilah, ilmu akan membawa rahmat dan kebahagiaan, tetapi jika ditujukan untuk bermusuhan dan saling mengalahkan, maka ilmu menjadi siksa dan melelahkan. Dalam menuntut ilmu contohlah para salaf terdahulu yang telah berkata : “Jika berbicara membuatmu merasa bangga, maka diamlah, dan jika diam membuatmu merasa bangga, maka berbicaralah.” Hidarilah ‘ujub’ ketika berbicara, hal tersebut sangat buruk dan akan membuatmu dibenci oleh orang-orang yang berakal. Capailah semua tujuan dengan berwibawa, tenang dan cara yang baik. Ketahuilah, ilmu akan membuat orang yang mulia hancur hatinya (Inkisar) dan orang yang hina menjadi sombong, berapa banyak orang  bodoh yang mengalahkan dan menundukkan orang berilmu dengan menipunya tanpa rasa malu. Orang berilmu kalah karena ia menjaga wibawa dan rasa malunya, sedangkan orang bodoh menang karena kebodohan dan kerendahan ucapannya.

Umar bin Khothob RA berkata : Pelajarilah ilmu dan pelajarilah kewibawaan dan kesantunan dalam menyandang ilmu, tawadhu’lah kepada gurumu agar kelak muridmu tawadhu’ kepadamu. Jangan menjadi ulama yang suka menindas, tindakan yang bodoh ini membuat ilmumu tidak bermanfaat.

Ali bin Abi Tholib Kwh berkata : Pelajarilah ilmu dengannya engkau akan dikenal, kemudian amalkanlah, engkau akan menjadi ahli ilmu, setelah kalian akan tiba suatu zaman dimana 90% penduduknya menyebut Al Haq.

Sesungguhnya tidak akan selamat orang yang hidup dizaman itu kecuali seorang mukmin yang tidak tenar, yang jika hadir tidak dikenal dan jika pergi tidak dicari. Mereka adalah lentera-lentera yang memberikan hidayah dan petunjuk bagi musafir yang berjalan dimalam hari, mereka tidak suka mengadu domba dan menebarkan ucapan-ucapan yang buruk, kepada mereka Alloh bukakan pintu-pintu rahmat-Nya, dan menghapus kesengsaraan yang timbul akibat amarah-Nya.

http://alifsufi.com

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 12, 2011 in Aqidah & Ahlaq, Bahtsul Masail & Konsultasi

 

Aku Dimakamkan Hari Ini

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,
perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan…
.
Ibu, Ayah.. belahan hati, belahan jiwa pun pergi, Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 6, 2011 in Aqidah & Ahlaq, Pernak-pernik

 

Tips Taubat

KISAH SEORANG SUFI IBRAHIM BIN ADHAM DENGAN PEMUDA PENDOSA

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Suatu hari, Ibrahim bin Adham didatangi oleh seseorang yang sudah sekian lama hidup dalam kemaksiatan, sering mencuri, selalu menipu, dan tak pernah bosan berzina. Orang ini mengadu kepada Ibrahim bin Adham, “Wahai tuan guru, aku seorang pendosa yang rasanya tak mungkin bisa keluar dari kubangan maksiat. Tapi, tolong ajari aku seandainya ada cara untuk menghentikan semua perbuatan tercela ini?” Ibrahim bin Adham menjawab, “Kalau kamu bisa selalu berpegang pada lima hal ini, niscaya kamu akan terjauhkan dari segala perbuatan dosa dan maksiat.

Pertama, jika kamu masih akan berbuat dosa dan maksiat, maka usahakanlah agar Allah jangan sampai melihat perbuatanmu itu.” Orang itu terperangah, “Bagaimana mungkin, Tuan guru, bukankah Allah selalu melihat apa saja yang diperbuat oleh siapapun? Allah pasti tahu walaupun perbuatan itu dilakukan dalam kesendirian, di kamar yang gelap, bahkan di lubang semut pun.” Wahai anak muda, kalau yang melihat perbuatan dosa dan maksiatmu itu adalah tetanggamu, kawan dekatmu, atau orang yang kamu hormati, apakah kamu akan meneruskan perbuatanmu? Lalu mengapa terhadap Allah kamu tidak malu, sementara Dia melihat apa yang kamu perbuat?” Orang itu lalu tertunduk dan berkata,”katakanlah yang kedua, Tuan guru!”

Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 6, 2011 in Aqidah & Ahlaq, Pernak-pernik

 

Karya Sayyid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani

Almarhum ialah ulama besar di zaman ini. Pemergiannya diratapi seluruh umat. Almarhum mempunyai himpunan tulisan yang begitu banyak sekali. Dibawah ini adalah antara kitab tulisan beliau.

 

BIDANG AQIDAH
Salah Faham Yang Mesti Diluruskan مفاهيم يجب أن تصحح 1
Cara Ulama Salaf Memahami Nas Al-Quran Dan Hadith, Antara Teori Dan Praktik منهج السلف في فهم النصوص بين النظرية والتطبيق 2
Dialah Allah هو الله 3
Katankanlah, Inilah Jalanku قل هذه سبيلي 4
Kewaspadaan Dari Sebarangan Mengkafirkan Orang Lain التحذير من المجازفة في التكفير 5
Kefahaman Yang Melampau Dan Kesannya Pada Menyuburkan Fahaman Terrorist Dam Merosakkan Masyarakat الغلو وأثره في الإرهاب وإفساد المجتمع 6
Amalan Yang Dapat Memberi Manfaat Kepada Si Mati تحقيق الآمال فبما ينفع الميت من الأعمال 7
BIDANG TAFSIR DAN ULUM QURAN
Dan Dialah Berada Di Ufuk Yang Tinggi وهو بالأفق الأعلى 8
Intisari Kitab Itqan زبدة الإتقان 9
Dasar-Dasar Ilmu Al-Quran القواعد الأساسية في علوم القرآن 10
BIDANG HADITH
Penerangan Tentang Berbagai-Bagai Riwayat Muwaṭṭa’ Imam Malik أنوار المسالك إلى روايات موطأ مالك 11
Tahqiq Muwaṭṭa’ Imam Malik Riwayat Imam Abu Qasim تحقيق موطإ الإمام مالك – رواية ابن قاسم 12
BIDANG MUSTALAH HADITH
Bicara Ilmu Mustalah Hadith المنهل اللطيف في أصول الحديث الشريف 13
Dasar Ilmu Mustalah Hadith القواعد الأساسية في علم المصطلح الحديث 14
Dalam Bicara Ilmu Hadith Musalsal Dan Sanad الطالع السعيد، المنتخب من المسلسلات والأسانيد 15
Dalam Bicara Ilmu Hadith Musalsal Dan Sanad العقد الفريد، المختصر من الأثبات والأسانيد 16
Dalam Bicara Menyebut Sanad-Sanad Sayyid ‘Alawi العقود اللؤلؤية بالأسانيد العلوية 17
BIDANG USUL FIQH
Dasar Ilmu Usul Fiqh القواعد الأساسية في أصول الفقه 18
Bicara Usul Fiqh شرح منظومة الورقات 19
BIDANG IBADAT HAJI DAN SEJARAH KOTA MEKAH
Ibadah Haji, Kelebihannya Dan Hukum-Hakamnya الحج، فضائل وأحكام 20
Di Sisi Baitullah Yang Mulia في رحاب البيت الحرام 21
Labbaika Allahumma Labbaik لبيك اللهم لبيك 22
BIDANG SIRAH NABAWIYYAH
Muhammad Insan Kamil محمد الإنسان الكامل 23
Keistimewaan Nabi Muhammad SAW الذخائر المحمدية 24
Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW خصائص الأمة المحمدية 25
Sejarah Peristiwa-Peristiwa Penting Dalam Kehidupan Rasulullah SAW تاريخ الحوادث والأحوال النبوية 26
Ziarah Rasulullah, Antara Syar’i Dan Bid’ah الزيارة النبوية بين الشرعية والبدعة 27
Memuji Rasulullah, Antara Melampau Dan Pertengahan المدح النبوي، بين الغلو والإنصاف 28
Kesembuhan Hati Dengan Ziarah Rasulullah SAW شفاء الفؤاد بزيارة خير العباد 29
Hukum Mengadakan Majlis Maulid Nabi SAW حول الإحتفال بذكرى المولد النبوي الشريف 30
Isra’ Dan Mi’raj Rasulullah SAW الأنوار البهية من أسرار ومعراج خير البرية 31
Tahqiq Kitab Maulid Imam al-Diba’i مولد الحافظ الديبعي 32
BIDANG ZIKIR DAN AMALAN ROHANI
Pintu-Pintu Kelapangan (Himpunan Doa Dan Amalan) أبواب الفرج 33
HImpunan Doa Orang Yang Soleh شوارق الأنوار من أدعية السادة الأخيار 34
Ringkasan HImpunan Doa Orang Yang Soleh مختصر شوارق الأنوار من أدعية السادة الأخيار 35
Himpunan Amalan Pemelihara Diri الحصون المنيعة 36
BIDANG PELBAGAI ILMU
Adab-Adab Mengatur Rumah Tangga Dalam Islam أدب الإسلام في نظام الأسرة 37
Hubungan Olahraga Dengan Agama صلة الرياضة بالدين 38
Kelebihan Berbuat Kebajikan Dan Kasih Sayang Kepada Umah كشف الغمة في اصطناع المعروف ورحمة الأمة 39
Peranan Tauladan Yang Baik Dalam Metode Penyampaian Dakwah القدوة الحسنة في منهجالدعة إلى الله 40
Orentalis, Antara Sederhana Dan Fanatik المستشرقون بين الإنصاف والعصبية 41
Erti Perkembangan Dan Pembaharuan Dalam Syariat Islam مفهوم التطور والتجديد في الشريعة الإسلامية 42
Apa Rahsia Yang Terkandung Dalam Bulan Sya’ban ماذا شعبان 43
MENTAHQIQ KITAB SAYYID ALAWI AL-MALIKI
Himpunan Fatwa Dan Surat-Surat Imam al-Sayyid ‘Alawī al-Mālikī al-Ḥasanī مجموع فتاوى ورسائل الإمام السيد علوي المالكي الحسني 44
Himpunan Syarahan Dan Ucapan-Ucapan Imam al-Sayyid ‘Alawī al-Mālikī al-Ḥasanī نفحات الإسلام من البلد الحرم – دروس ومحاضرات العلامة المحدث المسند الإمام السيد علوي المالكي الحسني 45
Himpunan Guru-Guru Dan Sanad-Sanad Imam al-Sayyid ‘Alawī al-Mālikī al-Ḥasanī فهرست الشيوخ والأسانيد للإمام السيد علوي المالكي الحسني 46

 

Sumber:

Abu Ali al-Banjari an-Nadwi al-Maliki. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani, Sejarah Hidup Dan Dasar-Dasar Pemikirannya. 2005. Khazanah Banjariah, Maahad Tarbiah Islamiah Derang, Kedah Darul Aman.

 
 

Download Kitab dalil Maulid Nabi SAW

كتب و رسائل في جواز الإحتفال بالمولد النبوي

عنوان الكتاب المؤلف التحميل
الاحتفال بالمولد النبوي بين المؤيدين و المعارضين مناقشات
وردود
السيد عبدالله الحسيني المكي الهاشمي تحميل
بحث حول الاحتفال بالمولد النبوي الشريف مجموعة من طلبة العلم تحميل
اللآلي السنية في مشروعية مولد خير البرية الشيخ عثمان حِدك الصومالي تحميل
القول المبينْ في حُكْمِ عملِ مَولدِ سيِّدِ المُرسَلِينْ الشيخ محمَّد مفتاح بن صالح التجاني الإبراهيمي تحميل
خلاصة الكلام في الاحتفال بمولد خير الأنام الشّيخ عبد الله ابن الشّيخ أبي بكر بن سالم الشّافعي تحميل
تنبيه المادح المقلد على ما كان عليه سلف تنبكتو في المولد الشيخ محمود بن محمد ددب الملقب بحمّو الأرواني التنبكتي تحميل
الهدي التام في موارد المولد النبوي وما اعتيد فيه من القيام الشيخ محمد علي بن حسين المالكي تحميل
البيان النبوي عن فضل الاحتفال بمولد النبي صلى الله عليه وسلم الدكتور محمود أحمد الزين تحميل
حسن المقصد في عمل المولد النبوي الامام الحافظ السيوطي تحميل
حول الاحتفال بالمولد النبوي الشريف السيد العلامة محمد بن علوي المالكي تحميل
المولد في الإسلام بين البدعة والإيمان الشيخ هشام القباني تحميل
كلمة هادئة في الاحتفال بالمولد النبوي الشريف الدكتور عمر عبدالله كامل تحميل
بلوغ المأمول في الاحتفال بمولد الرسول صلى الله عليه وآله وسلم الشيخ عيسى بن عبد الله بن مانع الحميري تحميل
القول الجلى فى الرد على منكر المولد النبوى أبو هاشم السيد الشريف تحميل
بيان الحكم الشرعي في تعظيم المولد النبوي د. محمد الحافظ ولد محمد الامين الجكني تحميل
مناقشة بعض شبهات الاحتفال بالمولد النبوي الشريف الهادي بن محمد المختار النحوي تحميل
رسالة الاحتفال بالمولد النبوي الشريف العلامة البوطي تحميل
بشائر الاخيار في مولد المختار محمد ماضي ابو العزائم تحميل
القول المبين في بيان علم مقام خاتم النبيين عيسى بن عبد الله بن مانع الحميري تحميل
كتاب النعمة الكبرى على العالم في مولد سيد ولد آدم الإمام الفقيه أحمد بن حجر الهيتمي الشافعي تحميل
ابتغاء الوصول لحبّ الله بمدح الرسول ومشروعية قراءة المولد أبو محمد الويلتوري الهندي
عباس بن محيمد الكاننغادي.
تحميل
إتحاف أهل المحبة بأدلة مجالس القربة المحدث عبدالعزيز بن عرفة السليماني تحميل
كتاب إتقان الصنعة في تحقيق معنى البدعة الحافظ عبدالله الغماري تحميل
البدعة الحسنة أصل من أصول التشريع عيسى بن مانع الحميري تحميل
كلمة هادئة في البدعة مفاهيم يجب ان تصحح الدكتور عمر عبدالله كامل تحميل
مفهوم البدعة عند علماء السنة والجماعة الإمام الحافظ محمد بن علوي المالكي تحميل
حسن التفهّم والدرك لمسألة الترك الحافظ عبدالله الغماري تحميل
الترك لا ينتج حكما الشيخ عبدالله فرج الشريف تحميل
كلمة هادئة لفهم حديث لا تطروني مفاهيم يجب ان تصحح الدكتور عمر عبدالله كامل تحميل

 

 

الكتب المؤلفة في المولد النبوي الشريف

 

عنوان الكتاب المؤلف التحميل
مولد البرزنجي وفي أوله القول الواضح المفيد في قراءة المولد في كل عام جديد وفي ختامه الشاهد المنجي للمولد البر زنجي ويضم مولد شرف الأنام, مولد البرزنجي نظماً, قصيدة البردة, دعاء نصف شغبان, مولد الديبعي, تحقيق بسام محمد بارود سيدي الإمام زين العابدين الحسيني الشهير بالبرزنجي تحميل
مجموع يشتمل على مولد البرزنجي والبدع والعزب مع ذكر ما يستحب من القيام من الذكر مطبعة مصطفى البنائي الحلبي تحميل
المولد العثماني المسمى الأسرار الربانية سيدي الإمام محمد عثمان الميرغني تحميل
الكوكب الأنور على شرح الجوهر (شرح مولد البرزنجي) و معه حاشيته النفيسة المسماة : القول المنجي على مولد البرزنجي لمفتي السادة المالكية بالديار المصرية العلامة محمد عليش سيدي الإمام
جعفر البرزنجي
تحميل
النظم البديع في مولد الشفيع سيدي الإمام يوسف بن اسماعيل النبهاني تحميل
مقالات الإمام الكوثري حول المولد النبوي الشريف سيدي الإمام
محمد زاهد الكوثري
تحميل
مظهر الكمالات فى مولد سيد الكائنات سيدي الإمام سلامه الراضي تحميل
بشائر الاخيار في مولد المختار محمد ماضي ابو العزائم تحميل
كتاب النعمة الكبرى على العالم في مولد سيد ولد آدم الإمام الفقيه أحمد بن حجر الهيتمي الشافعي تحميل
ابتغاء الوصول لحبّ الله بمدح الرسول ومشروعية قراءة المولد أبو محمد الويلتوري الهندي
عباس بن محيمد الكاننغادي.
تحميل
مولد المناوي الإمام الحافظ المناوي تحميل
مولد النبي صلى الله عليه وسلم الإمام عبدالرحمن الخياط تحميل
السانحات الأحمدية والنفثات الروعية في مولد خير البرية الختم الأكبر أبي الفيض محمد بن عبد الكبير الكتاني تحميل
قصة المولد النبوي الشريف العلامة المحدثة
محمد الحجوجي
تحميل
تائية المنى والسول في ذكر مولد مولانا الرسول الشيخ العلامة الأديب سيدي الحاج أحمد سكيرج تحميل
مختصر نظم الدرر في مولد سيد البشر الشيخ عمران أحمد عمران المالكي تحميل
المختار من صفة المختار الشيخ ماهر أبو يحيى تحميل

 

 

 

Bulan Rajab dan Keutamaanya

Bulan Rajab dan Keutamaanya

Diriwayatkan bahwa Nabi SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM telah bersabda: “Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.

Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, siksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.

Barangsiapa berpuasa 8 hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan 8 pintu syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa 5 hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 15 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”

Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM: “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya Jibril as : “Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?”Berkata Jibril as: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca selawat untuk engkau dibulan Rajab.”

KEUTAMAAN BULAN RAJAB

Beberapa hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menunjukkan kelebihan bulan rajab:

1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di hari Qiamat.

2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya’ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan umatku.

3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra’ Mi’rajnya, Sya’ban dengan malam nisfunya dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.

4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa dua hari dilipatgandakan pahalanya.

5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).

6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.

7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.

8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran keatas semua kalam (perkataan).

9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
minum air dari syurga.

10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.

11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa sebulan pahalanya.

12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan -

“Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi’raj akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa.”

- “Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.”

“Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat.”

- “Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan dikabulkan.”

- “Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga.”

- “Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”

Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM lagi : “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.:

“Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini ?”

Maka berkata Jibrilb a.s.:

“Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca sholawat untuk engkau dibulan Rajab ini”.

Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita : “Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM melalui sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.
Lalu saya bertanya kepada beliau:

“Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?”
Lalu beliau bersabda :
“Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka”. Sabda beliau lagi: “Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur”.
Tsauban bertanya:

“Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?” Sabda beliau: “Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun.”

Sabda beliau lagi:
“Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban adalah bulan aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku”. “Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya’ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka.”

Satu lagi hadist yang cikup menggetarkan hati, Rasulullah bersabda :

“Apa bila datanghari kiamat berserulah malaikat ‘Dimanakah orang orang yang suka menghormati bulan Rajab?’ lalu keluarlah sebuah NUR dan malaikat Jibril dan Mikail ‘Alaihi salam mengikuti Nur itu, serta merta mengikutlah orang orang yang menghormati bulan Rajab, kemudian mereka melewati Sirthatal Mustaqim secepat kilat yang menyambar. Bersujudlah mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’aala karena bersyukur dapat melewati Sirath dengn selamat, lalu Allah Berfirman : “Wahai orang orang yang suka menghormati bulan rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini, kamu telah menunaikan sujud dunia pada bulanku, sekarang berangkatlah menuju tempat tempatmu ”

Allah Subhanahu Wa ta’aala.Malaikat Jibril dan Mikail Alaihi Salam memanggil orang orang yang menghormati bulan rajab dengan RAJABIYYUUN…

Sahabat Ku,mengenai riwayat siapa dan dhoif atau tidaknya hadist diatas Wallahu’alam Bishowab..

Yang Paling penting adalah Inna a’maalu Bin Niiyah.., Niat kita berpuasa, berdzikir, juga bersholawat Nabi, semata mata hanya ingin lebih dekat lagi dengan Allah, ingin berbuat amal kebajikan se banyak banyaknya, ingin bisa memasuki surgaNya, ingin mendapat Rahmat dan Ridhonya, kalau saya pribadi ingin sekali menjadi HambaNya dipanggil RAJABIYYUUN, Insya Allah saya akan memakai moment ini untuk lebih dekat dan dekat lagi kepada Allah….

Perkara diterima atau tidaknya amal Ibadah Kita Bukanlah manusia yang menentukan, tapi itu semua adalah Hak Allah semata…

Semoga bermanfaat….

 
 

BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM IBADAH

BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM IBADAH
Bismillah, alhamdulillah ada artikel Ustadz Arief B. Iskandar yg sesuai dg bab “bersungguh-sungguh” kajian kitab Riyadlus Sholihin yg kita kaji bersama di group ISLAM DENGAN SUNNAH DAN BID’AH HASANAH, semoga bisa jadi renungan kita semua…Aamiin Allaahumma Aamiin

Tahukah kita, jantung yang ada dalam tubuh adalah alat pemompa yang amat menakjubkan. la bekerja terus tanpa henti sejak minggu ke-4 dari kehidupan manusia (di dalam rahim) hingga kernatiannya. Jika seseorang berumur 60 tahun, berarti selama itulah jantungnya tidak pernah berhenti bekerja memompa darah. Adakah pompa di dunia ini yang tahan bekerja selama 60 tahun tanpa henti?.

Jantung manusia beratnya tidak lebih dari 250 gram. la berdenyut 70 kali permenit atau 100 ribu kali perhari. la menyemprotkan darah sebanyak 5 liter permenit atau 1.5 juta gal lon pertahun—meskipun darah yang disemprotkan adalah yang itu-itu juga. Alat pemompa yang menakjubkan ini mengirimkan darah ke selaput nadi, urat syaraf, dan pembuluh darah, yang jika semua itu diletakkan secara berurutan pada sebuah garis lurus maka panjangnya bisa mencapai 60-100 ribu mil!.
Tahukah kita, Galaksi Bimasakti hanyalah salah satu galaksi (gugusan bintang) di dalam sistem tatasurya kita. Galaksi Bimasakti terdiri dari sekitar 200 miliar bintang. Para astronom memperkirakan bahwa di alam raya ini terdapat miliaran galaksi, dengan sekitar 1.000 triliun planet dan bintang. Setiap bintang atau galaksi berjalan pada orbitnya dengan kecepatan kira-kira 65.000 km perdetik. Di antara bintang-bintang itu ada yang berukuran ribuan kali besar matahari, yang jaraknya dari bumi adalah jutaan tahun cahaya. Satu tahun cahaya kira-kira 9.416 miliar km atau sekitar 10.000 tahun!. Itulah di antara tanda-tanda kemahakuasaan Allah. Itulah ayat-ayat kauniyyah-Nya. Semua ayat-ayat kauniyyah itu pada akhirnya meneguhkan klaim Allah SWT sendiri:

Tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta segala yang ada di antara keduanya dengan main-main (QS al-Anbiya’ [21]: 16). Benar, Allah SWT tidak pernah bermain-main. Sebagaimana kata Einstein, Tuhan tidak sedang bermain dadu ketika menciptakan jagat raya ini. Artinya, Allah menciptakan seluruh jagad raya ini dengan sungguh-sungguh.

Allah SWT juga tentu tidak main-main ketika menurunkan ayat-ayat qawliyyah-Nya., yakni al-Quran. Al-Quran tidak lain adalah kalam (firman) Allah, Zat Yang Mahakuasa. Di dalamnya tidak secuil pun cacat-cela, yang membuktikan bahwa al-Quran— sebagaimana klaim-Nya—benar-benar berasal dari sisi-Nya:

”Tidakkah kalian memperhatikan al-Quran? Seandainya al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentu mereka bakal menjumpai banyak pertentangan di dalamnya” (QS an-Nisa’ [4]: 82).
Jika Allah tidak pernah main-main dengan ayat-ayat kauniyyah-Nya. (penciptaan alam semesta), juga dengan ayat-ayat qawliyyah-Nya. (al-Quran), kita mendapati manusia malah sering ‘bermain-main’ dan mempermainkan ayat-ayat Allah. Ketika Allah tidak pernah main-main menciptakan jagad raya ini, termasuk manusia, kita mendapati banyak manusia justru sering ‘bermain-main’ dengan kehidupannya; tidak serius dan bersungguh-sungguh menjalani tugasnya sebagai hamba Allah, yakni beribadah kepada-Nya dalam makna yang seluas-luasnya. Padahal bukankah ibadah (pengabdian kepada Allah) merupakan raison d’etre penciptaan manusia? Allah SWT berfirman:
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (QS adz-Dzariyat [51]: 56).

Sebagai Muslim, kita tentu patut meneladani Nabi Muhammad saw. dan para Sahabatnya, yang senantiasa menjalani kehidupan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, tanpa pernah bermain-main; terutama dalam urusan ibadah, dakwah, dan jihad. Dalam urusan ibadah, kita tahu, Nabi Muhammad saw. adalah orang yang paling banyak melakukannya. Nabi saw. tidak pernah meninggalkan shalat malam, bahkan hingga kakinya sering bengkak-bengkak karena lamanya berdiri ketika shalat. Nabi pun orang yang paling banyak berpuasa, bahkan puasa wishal, karena begitu seringnya Beliau tidak menjumpai makanan di rumahnya. Nabi juga adalah orang yang paling banyak bertobat, tidak kurang dari 100 kali dalam sehari, padahal Beliau adalah orang yang ma ‘shum (terpelihara dari dosa) dan dijamin masuk surga.

Meski tidak sehebat Nabi saw., para Sahabat adalah orang-orang yang paling istimewa ibadahnya setelah Beliau, tidak ada yang melebihi mereka. Mereka, misalnya, adalah orang-orang yang pal ing banyak mengkhatamkan al-Quran, paling tidak sebulan sekali, bahkan ada yang kurang dari itu. Menurut Utsman bin Affan ra., banyak Sahabat yang mengkhatamkan al-Quran seminggu sekali. Mereka antara lain Abdullah bin Mas’ud, Ubay bin Kaab, dan Zaid bin Tsabit. Ustman ra. sendiri sering mengkhatamkan al-Quran hanya dalam waktu semalam. Itu sering ia lakukan dalam shalat malam.

Semua itu menunjukkan bahwa Nabi saw. dan para Sahabat adalah orang-orang yang senantiasa serius dan bersungguh-sungguh dalam urusan ibadah; mereka tidak pernah main-main.
Bagaimana dengan dakwah mereka? Jangan ditanya. Nabi saw. dan para Sahabat adalah orang-orang yang telah menjadikan dakwah sebagai jalan hidup sekaligus ‘jalan kematian’ mereka. Dengan kata lain, mereka hidup dan mati untuk dakwah. Sebagian besar usia mereka, termasuk harta dan jiwa mereka, diwakafkan di jalan dakwah demi menegakkan kalimat-kalimat Allah.

Bagaimana dengan jihad mereka? Para Sahabat, sebagaimana sering diungkap, adalah orang-orang yang mencintai kematian (di jalan Allah) sebagaimana orang-orang kafir mencintai kehidupan. Amr bin Jamuh hanyalah salah seorang Sahabat, di antara ribuan Sahabat, yang mencintai kematian itu.

Dikisahkan, ia adalah orang yang sering dihalang-halangi untuk berjihad oleh saudara-saudaranya karena kakinya pincang. Rasul pun telah membolehkan-nya untuk tidak ikut berjihad karena ‘udzur-nya. itu. Namun, karena keinginan dan kecintaannya yang luar biasa pada syahadah (mati syahid), ia terus mendesak Rasul agar mengizinkannya berperang. Akhirnya, Rasul pun mengizinkannya. Dengan penuh kegembiraan, Amr pun segera berlari menuju medan perang, berjibaku dengan gigih melawan musuh, hingga akhirnya terbunuh sebagai syahid.

Itulah secuil fragmen keseriusan dan kesungguhan salafusshalih dalam menjalani kehidupannya. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita serius dan bersungguh-sungguh dalam hidup ini? Ataukah kita masih mengisi hidup ini dengan main-main? Na’udzu billah min dzalik

alhamdulillaah ^_^

Sumber: ISLAM DENGAN SUNNAH DAN BID’AH HASANAH 2

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 18, 2010 in Aqidah & Ahlaq, Pernak-pernik

 

Download Kitab Pilihan Ahlus Sunnah wl Jama’ah

Penjelasan Tentang Fdilah Maulid Nabi

01 Saiyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq :- Download
02 Saiyidina ‘Umar Al-Khaththob :- Download
03 Saiyidina Utsman :- Download
04 Saiyidina ‘Ali :- Download
05 Hasan Al-Bashri :- Download
06 Junaid Al-Baghdadi :- Download
07 Ma’ruf Al-Karkhi :- Download
08 Fakhruddin Al-Razi :- Download
09 Imam Asy-Syafi’i :- Download
10 As-Sariyy As-Saqothi :- Download
11 As-Suyuthi :- Download
12. Ibnu Hajar Al-Haitami :- Download

Download Kitab Al-Ni’mah Al-Kubro ‘ala Al-’Alamin fi Maulid Sayyid Walad Adam (‘Arab) :- Download Read the rest of this entry »

 

Ayat Suci Al-Qur’an Mutlak benar

Tasik 15:04
15.04 Al Hijr : Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.

Padang 17:16
17:16 Al Israa : Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

Padang 17:58
17:58 Al Israa : Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami adzab (penduduknya) dengan adzab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lohmahfuz).

Jambi 08:52
08.52 : Al Anfaal: (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.

Subhanallah….

WaLLohu A’lam

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 10, 2009 in Aqidah & Ahlaq

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.